Kesalahan Petani Dalam Penggunaan Pupuk Urea

Tau tidak jenius people, tumbuhan terkadang membutuhkan nutrisi yang lebih banyak.

jika secara alami tidak mencukupi, biasanya nutrisi tambahan diberikan petani agar tanamannya sehat, yups namanya pupuk.

Unsur apa sih yang yang sangat dibutuhkan tanaman supaya dia subur terus? Jawabannya adalah nitrogen.

Nitrogen  gas di atmosfer emang paling melimpah, tapi tanaman bisa menyerap nutrisi tuh dalam bentuk amonium (NH4) sehingga nitrogen gas harus diubah dulu menjadi NH4 melalui siklus nitrogen.

Siklus tersebut membutuhkan enzim dan mikroorganisme seperti  bakteri dalam proses perubahannya.

Pertanian yang terus berulang mengakibatkan unsur hara terkuras secara berlebihan.

Itulah mengapa terkadang petani menggunakan pupuk dengan bahan tinggi nitrogen yaitu pupuk urea, untuk mengembalikan unsur haranya.

Artikel ini akan membahas tentang pupuk urea dan kesalahan petani dalam penggunaannya, jadi simak terus yah artikelnya!

Pengertian

Pupuk urea dengan rumus kimia CH₄N₂O dalam bentuk butiran-butiran putih, kandungan unsur nitrogennya memiliki  persentase 55-56%.

Fungsi utama dari dilakukan kegiatan pemupukan yaitu agar memenuhi kebutuhan unsur hara juga memperbaiki struktur tanah.

Ketika tanah yang digunakan dalam pertanian terus menerus dilakukan, maka unsur hara yang ada dalam tanah akan terus terkuras.

Sehingga mengakibatkan ketidaklayakan menanam lagi, solusi yang diberikan adalah dengan pemupukan.

Baca juga : Nitrogen: Pengertian, Sifat, Kegunaan, dan Bahayanya.

Pengubahan Pupuk Urea Menjadi Nutrisi

Jenius people harus paham, bahwa pupuk urea tidak bisa langsung diambil menjadi nutrisi tanaman. Itu harus diubah dulu menjadi amonium.

Adapun prosesnya yaitu pertama proses hidrolisis, dimana urea (CH₄N₂O) yang dibantu oleh enzim dalam tanah sehingga mengubah menjadi dua molekul amonia (NH3) dan karbon dioksida (CO2).

Kemudian Amonia melalui proses amonifikasi akan diubah menjadi (NH4+) dan langsung diserap oleh akar tanaman.

Baca juga : Peranan Amonia Dalam Kehidupan Sehari-hari

Kesalahan Petani Dalam Penggunaan Pupuk

Masih banyak petani dalam menggunakan pupuk ini dengan penggunaan yang salah, yaitu:

Penggunaan Yang Berlebihan

Kesalahan yang paling banyak dilakukan petani adalah penggunaan pupuk yang berlebihan, mereka beranggapan bahwa tumbuhan  yang tidak berwarna hijau dan segar harus segera diberikan pupuk urea.

Padahal sebenarnya beberapa unsur hara lainnya juga dibutuhkan, seperti pemberian pupuk kompos, pupuk NPK, dan lain-lain.

Pemahaman yang kurang ketika petani hanya mengetahui bahwa pupuk itu adalah harus pupuk urea, padahal tidak selamanya tumbuhan membutuhkan hanya nitrogen saja.

Banyak sekali dampak negatif yang menimbulkan karena pemberian dosis yang berlebih, seperti merusak kesuburan tanah, mengurangi produktivitas tanaman.

Selain itu juga dapat mengancam mikroorganisme yang bermanfaat dalam tanah, pertumbuhan vegetatif yang berlebihan dan mengurangi pembentukan buah atau biji, dan masih banyak lagi.

Jadi yuk jenius people, ketika menanam harus menerapkan teknik penggunaan pupuk urea yang benar yah!

Penggunaan Pupuk Urea di Waktu Yang Tidak Tepat

Kapan penggunaan pupuk yang tepat? Pemupukan dilakukan pada saat awal pertumbuhan sebab tanah memiliki kandungan nitrogen yang tidak cukup karena penggunaan tanaman sebelumnya.

Saat memasuki tahap vegetatif yang aktif yakni pertumbuhan tanaman, maka diberikan pupuk karena pada tahap lebih membutuhkan nitrogen lebih.

Penggunaan yang tidak tepat seperti terlalu awal atau terlambat dapat mempengaruhi hasil pertumbuhan seperti tanaman gagal panen atau tidak subur.

Pupuk yah Pupuk Urea!

Siapa yang beranggapan seperti kalimat di poin 3? Itu salah yah, memang benar tumbuhan membutuhkan nitrogen, tetapi masih ada unsur hara yang dibutuhkan selain nitrogen, misalnya kalium, fosfor, magnesium, dan lain sebagainya.

Maka penggunaan pupuk yah jangan cuma mengandalkan pupuk urea saja,  tetapi bisa menambahkan pupuk TSP, pupuk ZA, dan lain-lainnya.

Tidak Melakukan Pengairan Setelah Pemupukan

Tau tidak jenius people, apabila pupuk diletakkan begitu saja, maka pupuk urea bisa menguap karena terkena panas matahari, dan hilang begitu saja tanpa diserap tumbuhan.

Oleh karenanya dilakukan penyiraman atau pengairan terhadap tanah yang diberikan pupuk, sehingga pupuk dapat terserap ke tanah dan dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi.

Referensi : cybex pertanian|pertanian uma

Leave a Comment